Van Gaal Kembali Jadi Juru Mudi Der Oranje: “Memang Siapa Lagi?”

Louis van Gaal
Louis van Gaal. Foto: Huissen TV.

Di lingkungan saya, bapak-bapak 70 tahun lebih banyak mengunjungi surau, klinik herbal, tempat wisata dan sirami tanaman (dalam imaji hari-hari tanpa Covid-19). Di Belanda sepertinya juga sama. Louis van Gaal memang sebuah pengecualian.

Eks pelatih Ajax Amsterdam, Barcelona, Bayern Munchen dan Manchester United kembali menukangi Tim Nasional Belanda, selepas Frank de Boer undur diri dari jabatan tersebut. Ini adalah sesi ketiga van Gaal setelah medio 2000-01 & 2012-14 duduki kursi panas di kancah bola Negeri Kincir Angin.

Baca Juga: Kolaps di Lapangan, Samuel Kalu Main Lagi Sebelum Menepi

Reputasi dan pengalaman pria yang miliki pandangan mata menusuk itu memang luas. Atas dasar ini pula, perserikatan tertinggi Belanda, KNVB, merayu beliau supaya sudi turun gunung. Harapannya supaya mimpi buruk Rusia 2018 tak terulang lagi untuk Qatar 2022.

Bacaan Lainnya

“Jika saya adalah pejabat asosiasi (KNVB), maka saya akan menunjuk diri sendiri. Siapa lagi yang bisa maju?” seloroh van Gaal, seperti dikutip dari Sky Sports. “Mungkin kedengaran melodramatik, tapi pengalaman jadi sesuatu yang vital dalam jarak (persiapan) sesingkat ini.”

Menatap Qatar 2022

Der van Gaal Oranje 3.0” akan lewati ujian perdana kontra Norwegia pada 1 September mendatang. Lantas jamu Montenegro di Eindhoven dan Turki di Amsterdam, dalam interval waktu seminggu. Ia mengaku telah lingkari 25 pemain yang bakal jadi skuad pada lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia itu, tak jauh beda dari pemain-pemain pilihan de Boer di Euro lalu. Situasi teraktual, Belanda berada di urutan 2 grup G, menguntit Negeri Bulan Bintang -Turki- yang jadi pemuncak sementara.

Baca Juga: Keylor Navas Kebobolan, Donnarumma Berpeluang

“Kami harus menyiapkan sesuatu meski waktu bersiap tidak banyak. Tak ada yang bisa diraih tanpa pemain-pemain yang siap.”

Omong soal Piala Dunia, van Gaal punya pengalaman bertolak belakang pada 2002 & 2014. Yang pertama, ia gagal bawa Dennis Bergkamp, Marc Overmars, dkk. ke Korea-Jepang. Sementara, di Brazil, ia mampu persembahkan kursi peringkat 3, setelah tunduk dalam babak penalti oleh Argentina.

Kali ketiga ini, kira-kira tinggalan apa eh, meneer Louis van Gaal?

Rakaisa Langit
Facebook

***

Anda suka menulis tentang sepakbola, kirim tulisanmu ke AnalisBola.com dan baca ketentuannya di SINI.

Baca juga:  Belanda vs Ekuador 1-1: Penampilan Buruk Die Oranje

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *