Tragis Nasib Leicester City, Terlempar dari Zona Liga Champions

Leicester City gagal ke Liga Champions musim depan (Foto: minutemediacdn.com)
Leicester City gagal ke Liga Champions musim depan (Foto: minutemediacdn.com)

Inggris – Tragis. Mengenaskan nasib Leicester City. Bertengger lama di peringkat 3 klasemen. Harus menelan pil pahit. Gagal melaju ke zona Liga Champions musim depan.

Kekalahan menyakitkan dari Chelsea dan Tottenham Hotspurs pada dua laga terakhir menjadi biang keladinya. The Foxes stagnan pada perolehan 66 poin.

Baca juga: Drama Enam Gol, Leicester Ditumbangkan Newcastle United

Anak asuh Brendan Rodgers harus rela digeser posisinya oleh Liverpool dan Chelsea. Di klasemen akhir Liverpool berada di posisi 3 dengan poin 69. Sementara Chelsea duduk di tangga 4 dengan mengantongi nilai 67.
The Reds berhasil menambah 3 poin berkat kemenangan 2-0 dari Crystal Palace pada laga terakhir. Sedangkan Chelsea tetap dengan poin 67 karena pada laga pekan ke-38 dikalahkan tuan rumah Asron Villa dengan skor 2-1.

Bacaan Lainnya

Dengan demikian Liverpool dan Chelsea menyusul duo Manchester yang sudah lebih dahulu memastikan jatah maju ke Liga Champions. Leicester City harus puas mendapatkan tiket ke Liga Europa ditemani West Ham United.

Pertandingan Berlangsung Saling Serang

Pertandingan antara Leicester City versus Spurs berlangsung seru. Kedua tim saling serang. Keduanya membutuhkan kemenangan. Memburu tiket ke Liga Champions bagi The Foxes dan jatah Liga Europa untuk Tottenham Hotspur.
Son Heung-min sudah menebar ancaman untuk tuan rumah. Caglar Soyuncu membalas ancaman kepada tim tamu pada menit ke-9.

The Foxes membuka gol lewat tendangan penalti Jamie Vardy. Hadiah penalti diberikan wasit setelah Vardy dilanggar Alderweireld. Jamie Vardy sukses mengeksekusi tendangan penalti. Skor 1-0 untuk tuan rumah.

Baca juga:  Newcastle vs Man City 3-3: Hasil Imbang Dramatis dan Menegangkan di St. James' Park

Baca juga: Leicester vs Liverpool 3-1: Kalahkan The Reds, The Foxes Peringkat Dua

Pada menit 41 Harry Kane dapat menyamakan kedudukan. Berawal dari tendangan sudut yang membuat kemelut di mulut gawang. Kane dapat menyarangkan bola ke gawang Kasper Schmeichel. Babak pertama berkesudahan 1-1.

Memasuki babak kedua Leicester City terus mencoba mencetak gol kemenangan. Menit 52 tuan rumah kembali mendapatkan tendangan penalti.

Jamie Vardy yang merangsek ke daerah pertahanan Spurs dilanggar oleh Sanchez. Vardy sukses merubah kedudukan menjadi 2-1.

Baca juga: Manchester City Juara Liga Primer, Pep Guardiola Makin Perkasa

Empat menit kemudian Harry Kane berkesempatan menyamakan skor. Sayang tendangannya melambung.
Gol penyeimbang lahir pada menit 76. Kesalahan kiper Schmeichel dalam mengantisipasi tendangan pojok menyebabkan bola masuk ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri.

Dua menit berselang Kasper Schmeichel menjadi pahlawan ketika mampu menyelamatkan gawangnya dari tendangan keras Son.

Gareth Bale yang baru masuk mencetak gol. Meneruskan umpan Harry Kane dengan jitu menceploskan bola ke gawang tuan rumah. Pada masa injury time kembali Bale menciptakan gol untuk kedua kalinya. Spurs akhirnya menang 2-4.

Mas Sam
Penonton yang suka mengulas bola

Anda suka menulis tentang sepakbola, kirim tulisanmu ke AnalisBola.com dan baca ketentuannya di SINI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *