Tiga Pertanyaan Tentang Kekalahan Real Madrid dari Levante

Real Madrid vs Levante
Pemain Real Madrid, Eder Militao melanggar pemain Levante yang berujung kartu merah. (Foto: Eurosport.com)

Madrid – Januari yang menyakitkan bagi Real Madrid berlanjut dengan kekalahan 2-1 di tangan Levante, dalam pertandingan ini Madrid harus kehilangan Éder Militão sejak menit awal lantaran diganjar kartu merah.

Dilansir dari Managing Madrid: Setelah pertandingan ini ada banyak hal yang perlu dibicarakan dengan benerapa pertanyaan yang muncul.

1. Apakah Keputusan Wasit Sudah Benar?

Banyak hal yang harus dilakukan wasit dan ruang VAR dalam pertandingan ini. Ini dimulai dengan kartu merah Militão. Apakah itu keputusan yang benar?

Meskipun ada dua rekan setim di dekatnya, dia adalah orang terakhir yang menghentikan Sergio León untuk mencetak gol. Kemudian ada penalti atas pelanggaran Vinícius terhadap Carlos Clerc. 

Bacaan Lainnya

Baca juga: Atletico Madrid di Jalur Juara La Liga dan Berpotensi Memecahkan Rekor

Apakah ini keputusan yang benar? Para pemain Real Madrid yang menonton dari tribun tidak yakin dan mereka terdengar berteriak kepada wasit untuk melihat layar VAR. Itu di luar kotak! teriak Ramos dan rekannya.

2. Mengapa Víctor Chust tidak Dimasukkan Setelah Militão Kartu Merah

Ketika Militão dikeluarkan dari lapangan, tanggapan Real Madrid adalah dengan mengembalikan Casemiro ke posisi bek tengah. 

Víctor Chust adalah satu-satunya pilihan bek tengah murni di bangku cadangan, tetapi Real Madrid memutuskan untuk tidak menggunakannya.

Baca juga:  Transfer Pemain: Martin Odegaard Resmi Gabung ke Arsenal

Baca juga: Real Madrid vs Levante: Kalah, Los Blancos Semakin Tertinggal

Setelah pertandingan, David Bettoni ditanya mengapa keputusan itu dibuat dan dia menjawab:
“Ketika Militão dikeluarkan dari lapangan, pikiran pertama saya adalah memasang bek tengah, tapi kemudian dengan kepala yang lebih dingin, dan setelah berbicara dengan pelatih kepala, Saya pikir Casemiro bisa bermain di sana karena dia melakukannya dalam latihan.”

Itu bukanlah keputusan terburuk yang dibuat pada Sabtu sore, karena Casemiro tampil bagus di sana, tetapi tim tampaknya merindukan kehadirannya di lini tengah.

3. Apakah ini Akan Menjadi Musim Tanpa Trofi?

Ini merupakan Januari yang sulit bagi Real Madrid. Mereka gagal memenangkan Piala Super, mereka tersingkir dari Copa del Rey dan sekarang mereka membuang lebih banyak poin di LaLiga. 

Atlético Madrid unggul tujuh poin dari rival mereka dan dapat memperpanjangnya menjadi 10 dengan kemenangan atas Cádiz pada hari Minggu. 

Baca juga: Utang, Momok Menakutkan Barcelona Hari ini

Jadi, harapan Real Madrid untuk meraih gelar sekarang hanya tersisa di Liga Champions. Ini adalah kompetisi di mana mereka jelas-jelas berkembang di masa lalu dan sekarang pasti satu-satunya harapan mereka untuk mendapat trofi di musim ini.

Jika tidak, ini akan menjadi musim pertama sejak 2009/10 di mana mereka sama sekali tidak memenangkan apapun.

Qoid Rofi’ul Farhan
Facebook | Instagram

***
Ingin menjadi kontributor di AnalisBola.com, Silakan hubungi kami melalui email: analisbolacom@gmail.com

Anda suka menulis tentang sepakbola, kirim tulisanmu ke AnalisBola.com dan baca ketentuannya di SINI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *