Petualangan Julen Lopetegui Bersama Sevilla Resmi Berakhir

Petualangan Julen Lopetegui Bersama Sevilla Resmi Berakhir
Ekspresi Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui Setelah Pertandingan Ketiga Grup G Liga Champions Melawan Borussia Dortmund di Ramon Sanchez Pijuan Stadium (6/10/2022) (Sumber : sportsdesk.com.mt)

Sevilla harus menelan kekalahan di kandang sendiri dengan skor telak 1-4 melawan Borussia Dortmund pada pertandingan ketiga grup G liga Champions di Ramon Sanchez Pijuan Stadium, Kamis (6/10/2022).

Puluhan ribu suporter Sevilla yang datang memenuhi stadion harus rela menyaksikan gawang tim kebanggaanya dibobol empat gol tim tamu yang dicetak oleh Raphael Guerreiro, Jude Bellingham, Karim Adeyemi, dan Julian Brandt.

Tuan rumah hanya mampu membalas satu gol melalui Youssef En-Nesyri di menit ke-51.

Padahal, Sevilla berhasil menguasai 59% ball possession dan melepaskan 20 tembakan dengan 6 mengarah on-target.

Bacaan Lainnya

Kekalahan ini menjadi yang kedua untuk Sevilla di liga Champions. Pada laga pertama, mereka juga dibantai di kandang sendiri oleh Man City dengan skor 0-4.

Sevilla baru meraih satu poin di grup G dengan skor 0-0 pada laga kedua di markas Copenhagen (15/9/2022).

Kekalahan telak dengan skor 1-4 tersebut rupanya menjadi akhir dari perjalanan Julen Lopetagui sebagai juru taktik Sevilla.

Sehari setelah kekalahan tersebut, Lopetegui akhirnya resmi dilengserkan dari kursi kepelatihan Sevilla.

Lopetegui tampaknya menjadi sosok yang bertanggung jawab atas hasil buruk yang diraih Sevilla di musim ini.

Di kompetisi La Liga, Sevilla harus terpuruk di peringkat ke-17 dengan baru memperoleh 5 poin dari satu kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kekalahan.

Dari tujuh laga, Sevilla baru mencetak tujuh gol dan telah kebobolan 13 gol.

Tentu saja ini menjadi suatu petaka bagi tim sekelas Sevilla yang diperkuat oleh materi pemain berkualitas baik seperti Ivan Rakitic, Juan Jordan, Fernando, Bono, Nemanja Gudelj, Thomas Delaney, dan Suso.

Baca juga:  Lawan Barcelona di Copa del Rey, Sevilla Lebih Diuntungkan

Selain itu, Lopetegui juga telah mendatangkan enam pemain baru di musim ini seperti Marcao, Alex Telles, Nianzou, Adnan Januzaj, Kasper Dolberg, hingga Isco.

Hasil buruk ini tentu saja sangat kontradiktif dengan pencapaian Lopetegui pada tiga musim sebelumnya.

Sejak melatih pada musim 2019/20, pelatih berusia 56 tahun tersebut konsisten dalam membawa Sevilla finish di peringkat ke-4 klasemen La Liga dan tampil di liga Champions.

Bahkan pada musim pertamanya, Lopetegui berhasil mempersembahkan gelar juara liga Europa yang ke-6 untuk Sevilla setelah mengalahkan Inter Milan dengan skor 2-1 di partai final.

Ini menjadi pemecatan yang kedua bagi Lopetegui dalam empat tahun terakhir. Pada tahun 2018, Lopetegui dipecat dari kursi kepelatihan Real Madrid.

Christopher
Pemerhati & Penganalisis Taktik serta Filosofi Sepakbola

Anda suka menulis tentang sepakbola, kirim tulisanmu ke AnalisBola.com dan baca ketentuannya di SINI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *