Para Petaruh di Pekan Terakhir Serie A

Juventus, Milan dan Napoli berebut zona Liga Champions
Juventus, Milan dan Napoli berebut zona Liga Champions

Italia – Setelah Inter padamkan dahaga juara liga dan duo Roma kembung menelan asap-asap inkonsistensi, ada tersisa empat tim yang masih siratkan hasrat wakili Negeri Piaggio di gelanggang kompetisi Eropa. Sasaran utama mereka tentu saja Liga Champions, panggung terhormat nan gemerlap seantero Benua Biru. Dan, melihat rekam jejak masing-masing, kiranya takkan ada yang puas bila harus menepi ke Liga Eropa musim depan.

Mari kita lihat peta (menuju) empat besar Italia yang terhampar serta keempat petaruh di pekan terakhir Serie A:

Atalanta

Posisi dan poin sementara: 2 – 78 poin
Lawan selanjutnya: (H) vs Milan
Tren 5 laga terakhir: M-I-M-M-M
Selisih gol: 90 gol & 45 kebobolan

Di bawah komando Gian Piero Gasperini dan keputusan transfer-transfer hits divisi transfer klub tersebut, La Dea sukses bermetamorfosa jadi power house baru Serie A. Itu berpeluang antarkan Atalanta gapai tiket otomatis Liga Champions untuk kali ketiga beruntun. Mereka berhasil buktikan pada publik sepakbola betapa sistem bermain kolektif dapat berhasil melampaui kilau individu pemain bintang (Halo Juventus, Halo Papu Gomez!).

Bacaan Lainnya

Baca juga: Kalahkan Atalanta, Juventus Juara Coppa Italia

Tercatat sebagai tim paling produktif dari 19 kontestan liga lain, Luis Muriel dan kompatriot lini serangnya bisa pertontonkan suguhan menarik kala temui duet Fikayo Tomori – Simon Kjaer dan Gigi Donnarumma di pekan pamungkas.

Baca juga:  Kalahkan AC Milan, Napoli Terus Lanjutkan Hasil Sempurna

Walau sebenarnya relatif aman, bahkan kemungkinan besar tempati 4 besar meski kalah, Atalanta di bawah Giasperini kiranya tetap akan main terbuka pada Senin dini hari (24/05/2021, 01.45 WIB).

AC Milan

Posisi dan poin sementara: 3 – 76 poin
Lawan selanjutnya: (A) vs Atalanta
Tren 5 laga terakhir: K-M-M-M-I
Selisih gol: 72 gol & 41 kebobolan

Amat wajar bila loyalis-loyalis Setan Merah gusar atau kecewa saksikan performa tim mereka. Setelah sempat memimpin liga, Milan tak mampu mengelak dari tarikan gaya gravitasi kompetisi lalu merosot di sepertiga menuju garis finish. Mereka bisa menang 3-0 atas Juve, cukur 7-0 Torino dan imbangi Cagliari 0-0. Ajaib, kan?

Baca juga: Yang Main Torino vs Lazio, yang Tercoret Benevento

Nah, buntutnya mereka wajib dulang poin di pertandingan terakhir, kontra Atalanta. Liga Champions sendiri adalah kerinduan bagi Milan. Sebagai pengumpul terbanyak trofi Si Telinga Panjang dari Italia, histori panjang menguatkan klaim mereka atas satu pos empat besar. Lebih dari itu, sumbangan finansialnya bakal bantu Paolo Maldini dan manajemen untuk ikat para talenta-talenta muda menonjol dalam skuad mereka untuk satu-dua musim ke depan.

S.S. Napoli

Posisi dan poin sementara: 4 – 76 Poin
Selisih gol: 85 gol & 40 kebobolan

Napoli yang tengah dalam tren menanjak, tanpa kekalahan dalam lima partai terakhir, bakal jamu Hellas Verona di giornata 38 (24/05/2021, 01.45 WIB). Untuk benar-benar aman, mereka musti kunci tiga poin dari tamunya yang duduki tangga 10 klasemen sementara. Jika tidak, sialnya, mereka punya rekor head-to-head kurang menguntungkan dengan Juventus dan Milan.

Tim asal kota Naples punya kedalaman luar biasa setelah para pemainnya mampu pulih dari cedera yang membelit. Di pertandingan sebelumnya saja, Rhino Gattuso bisa cadangkan Hirving Lozano, Dries Mertens dan Andrea Petagna sebab masih ada kaki-kaki Victor Osimhen, kapten Lorenzo Insigne dan Matteo Politano. Andai saja mereka bisa fit sepanjang musim. Ya, andai saja..

Baca juga:  PSG vs Juventus 2-1: Dua Gol Mbappe Benamkan Bianconeri

Juventus

Posisi dan poin sementara: 5 – 75 poin
Lawan selanjutnya: (A) vs Bologna
Tren 5 laga terakhir: I-M-K-M-M
Selisih gol: 73 gol & 37 kebobolan

Andrea Pirlo masuki pekan terakhir di musim pertamanya sebagai Allenatore dalam bayang-bayang pemutusan kontrak kerja. Meski begitu, seperti pernah ia utarakan pada media sebelumnya, Pirlo berupaya jaga fokus untuk hindarkan Juve terjerembab ke Liga Malam Jum’at.

Dengan skuad yang ada, ia punya pemain-pemain kawakan yang tahu caranya menang ketika situasi terpojok. Mereka mampu menangi duel klasik lawan Inter dan boyong Coppa Italia, Kamis kemarin.

Problemnya, selain musti atasi Bologna di Renato Dall’ara (24/05/2021, 01.45 WIB), Juve masih harus pantau hasil akhir Milan dan Napoli. Bila benar terlempar ke posisi 5, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mungkin bakal sua Genk, Sporting Braga dan Glasgow Celtic, alih-alih Barcelona, PSG dan Manchester City.

Lalu, Juventini mulai rutuki mengapa mereka hanya mampu main imbang 1-1 dengan Benevento, 0-0 lawan Crotone di paruh musim pertama dan mengapa klub memecat The Old Gentleman with Cigarettes, Maurizio Sarri. Mamma Mia, o Mamma Mia!

Rakaisa Langit
Facebook

***
Ingin menjadi penulis di AnalisBola.com, Silakan hubungi kami melalui email: analisbolacom@gmail.com

catatan: M: Menang, K: Kalah, I: Imbang, H: Home, A: Away

Anda suka menulis tentang sepakbola, kirim tulisanmu ke AnalisBola.com dan baca ketentuannya di SINI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *