Laporte Enggan Jadi Pelapis, Juventus Pantau Situasi

Aymeric Laporte Mempertimbangkan Hengkang dari Manchester City (Foto: Skysports.com)

Aymeric Laporte jajaki opsi tinggalkan Manchester City. Ia mencari tim yang bisa berikan waktu bermain lebih banyak, garansi satu tempat di starting line-up. Hal yang tak bakal ia rengkuh dengan mudah di skema terkini klub Manchester.

Sedari 2018, sejak transfernya dari Athletic Bilbao, Laporte baru turun dalam 31 kali pertandingan Liga Premier Inggris. Deraan cedera dan ganasnya kualitas skuad Pep Guardiola menjadi dua alasan utama.

Apalagi semenjak Ruben Dias beradaptasi dengan canggih di iklim sepakbola negeri Ratu Elizabeth serta duet tembok pertahanan yang ia bangun bareng John Stones. Laporte jadi lebih sering tonton laga dari bangku cadangan.

Baca juga: Kompletnya Transformasi PSG dalam Deal Lionel Messi

Bacaan Lainnya

Menurut Tuttosport, dilansir dari Forza Italian Football, Guardiola masih percayai kombinasi Dias-Stones. Situasi ini lantas undang ketertarikan beberapa klub termasuk Si Nyonya Tua, Juventus. Mereka kabarnya akan tawarkan opsi pinjam untuk pemain berdarah Basque tersebut.

Laporte memang punya kualitas menawan. Di Piala Eropa lalu, ia jadi pilihan utama di pos bek tengah La Furia Roja asuhan Luis Enrique. Bek 27 tahun barangkali merupakan satu dari sekian alasan soal mengapa Sergio Ramos tak masuk skuad turnamen itu. Langkah Laporte dan kawan-kawan terhenti di hadapan Italia via babak adu penalti.

Stones Perpanjang Kontrak Hingga 2026

John Stones. Sumber: Bitter and Blue

Kompatriot sekaligus kompetitor Laporte, John Stones teken perpanjangan kontrak hingga 2026. Itu tandanya durasi bakti bek kelahiran Barnsley berakhir lima tahun lagi, ketika usianya capai 32 tahun. Sebelum perpanjangan ini, kontrak Stones akan habis di akhir musim depan.

Baca juga:  Liverpool vs Brighton 0-1: Tumbang di Kandang, The Reds Turun Tangga

“Saya sangat bahagia,” ungkap Stones, dikuti dari The Guardian. “Saya senang bisa menjadi bagian skuad yang berisi pemain-pemain hebat. Kami akan meneruskan fokus utama, (yakni) memenangi trofi.”

Baca juga: Panas! Bursa Transfer Pemain Musim Panas

Ia turut menyanjung peran Pep Guardiola yang, menurutnya, telah ajari beragam hal baru. L Dianggap kemahalan saat datang dari Everton, Stones tunjukkan perkembangan sebagai bek yang nyaman kuasai bola.

Banderol 47,5 juta Pounds agaknya sebanding dengan kontribusi dalam seragam biru langit The Citizens. Apalagi melihat tren harga bek tengah Inggris dua-tiga musim terakhir. Harry Maguire dan Ben White misalnya.

Setali tiga uang dengan Laporte, Stones juga menjadi pemain yang berjuang bersama tim nasionalnya pada Euro 2020. Ia jadi palang pintu Inggris dan hampir angkat piala Henry Dunant di bawah atap Wembley, Juli lalu.

Baca juga: Community Shield, Selamat Datang Liga Primer Inggris

Akhir Minggu ini, Stones diprediksi kembali isi jantung pertahanan bersama sang partner, Dias. Mereka bakal bertandang ke markas Spurs dan berjuang agar buka musim dengan tiga angka, laiknya musim lalu saat mereka taklukkan Wolves.

Rakaisa Langit
Facebook

***

Anda suka menulis tentang sepakbola, kirim tulisanmu ke AnalisBola.com dan baca ketentuannya di SINI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *