Kaleidoskop Januari 2021: 10 Berita Menarik Sepakbola

Ibrahimovic vs Lukaku
Ibrahimovic vs Lukaku (Foto: Skysports.com)

Tidak terasa, tahun 2021 telah menghabiskan bulan pertamanya. Tentu saja ada banyak kejadian menarik dalam dunia sepakbola yang cukup mencuri perhatian sepanjang bulan Januari 2021 lalu.

Berikut ini penulis merangkum 10 peristiwa menarik yang terjadi dalam dunia sepakbola sepanjang bulan Januari 2021.

1. Pochettino Kembali ke Paris

Mauricio Pochettino akhirnya kembali ke Paris Saint-Germain (PSG), bukan sebagai pemain, tetapi sebagai pelatih. Pria Argentina yang pernah membela PSG saat masih menjadi pemain ini didepak dari kursi pelatih Tottenham Hotspurs pada akhir 2019 lalu dan resmi ditunjuk sebagai pelatih PSG pada 2 Januari 2021 lalu.

Kedatangan Pochettino yang pernah mengantar Tottenham ke final Liga Champions ini tentunya membawa angin segar bagi kubu PSG selepas kepergian Thomas Tuchel yang dipecat pada akhir tahun lalu.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Laga ke-100 Neymar di PSG: Masih Tersisa Bensin di Tangki Esok Hari?

Dalam karier kepelatihannya (Espanyol, Tottenham, Southampton, dan Tottenham), Pochettino belum pernah mempersembahkan trofi bagi tim asuhannya. Namun sejak datang ke Paris, Pochettino tidak butuh waktu lama untuk meraih trofi pertama sepanjang sepak terjangnya sebagai pelatih.

Trofi pertama itu ia peroleh setelah anak asuhannya menaklukan Olympiqe de Marseille dengan skor 2-1 dan menjuarai Trophee Des Champions (Piala Super Perancis) saat masa kepelatihannya belum genap dua minggu.

2. Cristiano Ronaldo Melewati Rekor Gol Pele

Setelah Lionel Messi menggusur Pele dan menduduki tahta sebagai pencetak gol terbanyak untuk satu klub sepanjang sejarah di penghujung tahun 2020 lalu, kali ini giliran Cristiano Ronaldo yang memecahkan rekor gol Pele pada awal Januari 2021 lalu.

Pada 4 Januari 2021 lalu dalam laga kontra Udinese, Ronaldo berhasil menyalip rekor Pele dan menduduki posisi kedua sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepakbola setelah berhasil mencetak dua gol.

Dengan brace tersebut, Ronaldo telah mengoleksi 758 gol di level klub dan timnas (waktu itu) dan berada satu tingkat di bawah Josef Bican yang menempati urutan pertama. Torehan rekor Ronaldo ini pun menuai pertanyaan, teristimewa soal jumlah gol Josef Bican

Menurut beberapa media ternama di Eropa seperti Give Me Sport, Daily Mail, dan lainnya, jumlah gol Bican adalah 759 gol, sementara menurut FIFA jumlah gol Bican mencapai 805 gol.

Namun demikian, Ronaldo memiliki peluang untuk menjadi raja gol sepanjang sejarah sepakbola dan memecahkan rekor menurut dua versi tersebut, mengingat performanya masih tetap terjaga dan ia terlibat dalam berbagai turnamen tahun ini, seperti Liga Champions dan UEFA Euro 2020.

Baca juga:  Pesepak Bola Yang Mengidolakan Cristiano Ronaldo

3. Persipura ‘Bubar’ (?)

Kabar mengejutkan datang dari salah satu klub besar di Indonesia, Persipura Jayapura. Dilansir dari detikSport, klub berjuluk Mutiara Hitam ini resmi ‘bubar’ terhitung sejak 6 Januari 2021 lalu. Pembubaran ini berkaitan erat dengan vakumnya kompetisi dalam negeri yang pada akhirnya berimbas pada masalah finansial klub, sponsor, dan kontrak pemain.

Berdasarkan apa yang tertulis dalam akun media sosial klub, Persipura sebagai tim sejatinya tidak dibubarkan, tetapi semua anggota tim ‘dirumahkan’ dan tidak beraktivitas lagi.

Persipura terkena masalah finansial sebab sponsor utama Bank Papua menolak membayar kompensasi dari kontrak para pemain senilai 5 miliar. Penolakan Bank Papua ini disebabkan oleh kompetisi yang belum jelas dan belum bergulir selama masa pandemi Covid-19.

Akibatnya, manajemen kesulitan untuk membayar gaji anggota tim dan hanya mengandalkan dana dari PT. Freeport dan Kuku Bima yang juga menjadi sponsor klub.

Hal ini tentu saja sangat disayangkan, sebab Persipura mendapat kesempatan untuk tampil di Piala AFC 2021 mewakili Indonesia bersama Bali United. Kita tentunya berharap agar masalah ini cepat diselesaikan sehingga Persipura bisa tampil maksimal di kancah Asia nanti.

4. Kekalahan-Kekalahan AC Milan

AC Milan nyaman di puncak klasemen Serie A dengan catatan impresif. Mereka memuncaki klasemen dengan 27 laga tak terkalahkan di liga. Semua tim berlomba-lomba untuk menumbangkan raksasa berjuluk Rossoneri tersebut, tetapi belum ada yang sanggup.

Stefano Pioli masih lincah meramu taktik, sementara aura kepemimpinan Zlatan Ibrahimovic masih kuat dan mampu merasuk semangat para punggawa muda.

Hingga datanglah Juventus yang ditukangi Andrea Pirlo, seorang legenda yang meraih dua trofi UEFA Champions League bersama AC Milan dan ‘dibuang’ ke Juventus karena dianggap sudah tua. Dalam laga yang digelar di San Siro pada 7 Januari 2021, AC Milan tumbang dari tangan Juventus dengan skor yang cukup mencolok, 3-1.

Inilah ‘kekalahan pembuka’ dari tiga kekalahan yang diderita oleh AC Milan sepanjang bulan Januari 2021 kemarin. Mereka lalu takluk di tangan Atalanta (lagi-lagi di San Siro) dengan skor telak 3-0 pada 24 Januari 2021, dan kalah dari Inter Milan pada 27 Januari 2021 lalu dalam ajang Copa Italia.

5. MU: On The Top Of  The Table

“Where’s the remot?”
“Manchester United!”
“What do you mean?”
“On the top of the table! Heh.”

Percakapan ini saya temukan dalam sebuah meme setelah Manchester United (MU) berhasil mengalahkan Burnley dengan susah payah (1-0) pada 13 Januari 2021 lalu.

Atas kemenangan tersebut, MU akhirnya memuncaki (lagi) klasemen sementara Premier League setelah tiga tahun empat bulan. Hal ini tentu saja membanggakan sebab tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer kembali menduduki posisi puncak sejak terakhir kali pada September 2017 lalu.

Namun, rupanya capaian ini tidak bertahan lama. Setelah kemenangan tersebut, MU bermain imbang tanpa gol melawan Liverpool, takluk 2-1 dari Sheffield United, dan imbang tanpa gol (lagi) melawan Arsenal.

Hasilnya, MU kini berada di posisi kedua, selisih tiga poin dari Manchester City di puncak dan punya tabungan satu laga. Where’s the remote?

6. Villalibre Terkapar, Messi Keluar

Barcelona terlihat susah payah menghadapi Real Sociedad di semifinal Piala Super Spanyol, meski akhirnya keluar sebagai pemenang via adu pinalti. Dari laga tersebut, terlihat jelas bahwa tanpa Messi yang saat itu kurang fit, tim asuhan Ronald Koeman itu kesulitan untuk memenangkan pertandingan dalam waktu penuh.

Baca juga:  Asal Usul Penghargaan Gol Terbaik, Puskas Award

Namun, dalam laga final yang digelar pada 18 Januari 2021 di Estadio de La Cartuja, Sevila, kehadiran Messi tampaknya tidak memberikan tuah sebagaimana biasanya.

Barcelona yang sudah unggul 2-1 harus kecolongan gol penyama kedudukan dari Asier Villalibre di ujung laga dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak extra time. Inaki Williams akhirnya membawa Bilbao unggul melalui sepakan keras pada menit ke-93.

Barcelona pun terus melancarkan serangan untuk menyamakan kedudukan. Namun, petaka bagi Barcelona terus berlanjut ketika Lionel Messi yang sedang membangun serangan pada menit-menit terakhir, dihadang oleh Villalibre. Messi yang gusar karena pergerakannya dihalangi lalu mengayunkan tangan kanannya ke wajah Villalibre.

Wasit yang mengetahui hal itu usai mengintip rekaman VAR akhirnya mengeluarkan kartu merah dan mengusir Messi keluar lapangan. Itu merupakan kartu merah pertama Messi selama membela Barcelona, dan merupakan yang ketiga sepanjang kariernya (dua kartu merah lainnya ia dapat saat membela timnas Argentina).

7. Lampard Out

Rupanya status Frank Lampard sebagai legenda klub dan pencetak gol terbanyak Chelsea tidak serta merta membuat posisinya menjadi aman kala kembali ke Stamford Bridge sebagai pelatih. Lampard datang ke Chelsea menggantikan Maurizio Sarri pada Juli 2019 lalu, dan memikul ekspektasi yang cukup besar.

Namun, Lampard hanya mampu membawa Chelsea bercokol di posisi keempat pada musim pertamanya, tidak lebih baik dari raihan Sarri semusim sebelumnya.

Pada musim 2020/2021 ini, sekalipun mendatangkan beberapa pemain mahal dan memberikan kesempatan kepada banyak pemain muda, performa Chelsea tak kunjung stabil.

Baca juga: Lampard yang Salah Tempat dan Tidak Beruntung

Dalam delapan laga terakhir Liga Primer di bawah pimpinan Lampard, Chelsea hanya mampu sekali memenangkan pertandingan, sekali imbang, dan mengalami enam kali kekalahan, termasuk dikalahkan Leichester City dan Manchester City.

Mereka mengalami berbagai kekalahan pada laga-laga penting di liga yang mengakibatkan mereka harus kehilangan poin dan terjerembab di posisi ke-9. Performa buruk ini akhirnya harus berhadapan dengan sikap tidak sabaran sang pemilik klub, Roman Abramovic.

Akibatnya, pada 25 Januari 2021 lalu, Frank Lampard resmi dipecat saat jam sarapan pagi!

8. Thomas To Chel(sea)

Sudah diprediksi sebelumnya, Thomas Tuchel bakal berlabuh ke Stamford Bridge begitu kabar pemecatan Frank Lampard dari kursi kepelatihan Chelsea mencuat.

Thomas Tuchel resmi ditunjuk sebagai pelatih The Blues pada 27 Januari 2021 lalu. Mantan pelatih Borrusia Dortmund dan PSG ini punya pekerjaan berat untuk mendongkrak posisi Chelsea di papan klasemen Premier League.

Baca juga: Chelsea vs Wolves: Debut Tuchel, Chelsea Lebih Agresif

Baca juga:  Inilah 5 Bek Yang Ditakuti Oleh Cristiano Ronaldo

Terlihat jelas bahwa pelatih asal Jerman ini pun menanggung harapan besar dari para fans dan sang pemilik klub, Roman Abramovich. Debut Tuchel di Chelsea sendiri mungkin kurang memuaskan, sebab mereka hanya meraih hasil imbang melawan Wolves.

Namun, angin segar mulai berhembus tatkala Chelsea berhasil menuntaskan perlawanan Burnley dengan skor 2-0 pada 31 Januari 2021 kemarin via gol Cesar Azpilicueta dan sepakan volley dari pemain yang jarang dimainkan Lampard, Marcos Alonso.

9. Ibra VS Lukaku

Harus diakui, status sebagai mantan rekan setim tidak serta merta menjamin kerukunan antar kedua pemain, apalagi ketika keduanya sudah membela dua tim yang berbeda.

Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku adalah rekan setim ketika keduanya sama-sama memperkuat barisan depan Manchester United. Keduanya sontak menjadi ‘musuh’ tatkala harus membela dua tim berbeda yang sering bertaruh gengsi dalam derby. Lukaku membela Inter Milan, sementara Ibrahimovic memperkuat AC Milan.

Dalam laga perempatfinal Coppa Italia pada 27 Januari 2021 lalu, Lukaku dan Ibrahimovic sempat terlibat dalam perang kata-kata dan nyaris adu jotos.

Keduanya tersulut emosi, dan menimbulkan keriuhan di penghujung babak pertama. Mereka saling mengeluarkan kata-kata kasar yang akhirnya memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning untuk keduanya.

Sepertinya saya tidak perlu menulis semua kata-kata kasar yang keluar dari mulut kedua pemain bertubuh besar ini. Yang jelas, perang kata-kata kasar ini menjadi contoh yang kurang baik, tetapi di sisi lain, perseteruan ini telah menunjukkan pertaruhan gengsi dan panasnya sebuah derby. Terserah Anda yang menilainya.

10. “The best team lost (again)”

Pada 17 Desember 2020 lalu, dalam laga kontra Liverpool di Anfield, Mourinho mengeluarkan perkataan menarik setelah timnya kandas di tangan tim asuhan Jurgen Klopp usai Roberto Firmino mencuri kemenangan di penghujung laga dengan sundulannya.

Alhasil, Tottenham harus kehilangan poin dan memperpanjang rekor buruk Mourinho kala berhadapan dengan Jurgen Klopp

“I told him (Klopp), the best team lost and he disagreed, but that’s his opinion.” demikian ujar Mourinho, dilansir dari The Guardian.

Kesempatan untuk membalas dendam atas kekalahan tersebut tiba ketika Tottenham kembali menghadapi Liverpool pada 29 Januari 2021 lalu. Namun, dalam laga yang digelar di kandang Tottenham ini anak-anak asuh Mourinho kembali menyerah 3-1 dari anak-anak asuh Jurgen Klopp. The best team lost (again)?

***

Demikian rangkuman 10 momen menarik di dunia sepakbola yang terjadi pada bulan Januari 2021 dari penulis.

Memang masih ada beberapa kejadian menarik yang terjadi sepanjang bulan kemarin, seperti: isu transfer Lionel Messi dan Sergio Ramos, Arsenal yang melepas Mesuit Ozil ke Fenerbahce dan mendatangkan Martin Odegaard, hengkangnya Papu Gomez dari Atalanta, hingga MU yang menyingkirkan Liverpool di FA Cup.

Ada juga berita duka yakni kecelakaan pesawat di Brasil yang menewaskan presiden dan empat pemain FR Palmas. Bulan Januari 2021 juga diramaikan dengan tersingkirnya Real Madrid dari Copa del Rey setelah takluk dari klub divisi tiga, dan kemenangan ke-500 Pep Guardiola sebagai pelatih.

Mari kita nantikan keseruan yang bakal terjadi dalam dunia sepakbola pada bulan Februari 2021 ini.

Mariemon S. Setiawan
Facebook: Monteiro Van Halle

Pria Maumere, Flores-NTT

***
Ingin menjadi kontributor di AnalisBola.com, Silakan hubungi kami melalui email: analisbolacom@gmail.com

Anda suka menulis tentang sepakbola, kirim tulisanmu ke AnalisBola.com dan baca ketentuannya di SINI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *