Juventus vs Udinese: Dybala Brillian tapi Ronaldo Curi Lampu Sorot

Juventus vs Udinese Eurosport
Juventus vs Udinese. Foto: Eurosport.

Pekan pembuka Serie A begitu berwarna bagi Si Nyonya Tua, Juventus. Cristiano Ronaldo yang “memilih” tampil sebagai pengganti, pengaruh Paulo Dybala – kapten Juve dalam laga itu-, blunder Wojciech Szczęsny dan kontroversi pundak offside Ronaldo di menit-menit akhir.

Juve sepertinya akan bawa pulang tiga angka dari stadion Friuli ketika paruh pertama usai. Sedikit banyak, mereka unggul berkat sentuhan-sentuhan magis Dybala. Ucapan Max Allegri tentang peran yang lebih sentral bagi penyerang mungil tersebut mulai mewujud. Pada laga lawan Udinese, ia cetak sebuah gol, sebuah assist dan dua umpan kunci. Lambungan bola hampir setengah lapangan pada Juan Cuadrado merupakan manifesto indahnya sepak bola.

Baca Juga: Inter Milan Berlari, Simeone Inzaghi Berseri

Sayangnya, Szczęsny tidak sedang tunjukkan pemilihan timing tepat di laga kali ini. Ketika anak asuh Luca Gotti serius bela harga diri tuan rumah, sang kiper Polandia tergagap di bawah tekanan. Pertama kala berikan penalti, buntut pelanggarannya pada Toglay Arslan. Kemudian, kurang dari 10 menit terakhir, Szczęsny coba kecoh Stefano Okaka dan Gerard Deulofeu. Seperti hendak tunjukkan hasil menonton “Neuer Dribbling Skills” atau usaha meniru Rene Higuita. Percobaan itu lalu berujung gol absurd Deulofeu.

Bacaan Lainnya

Pada menit 95, Juventus mengira telah menangkan laga setelah crossing Federico Chiesa bersambut sundulan CR7. Ini bisa jadi narasi sempurna: Digosipkan hengkang berminggu-minggu, Juve yang tadinya memimpin lalu tidak lalu memimpin lagi berkat dirinya, sang pahlawan yang masuk di babak kedua.

Namun, perkembangan teknologi bernama Video Assistant Referee (VAR) pastikan narasi tersebut urung manggung. Walau Elma -saudari Ronaldo- menilai itu sebagai sebuah perampokan sebab tangan Ronaldo tidak lewati garis paling belakang pemain Udinese, wasit Ivano Pezzuto enggan sahkan gol dan beri kartu kuning untuk dada bidang sang pemain.

Udinese 2 – 2 Juventus. Kredit lebih bagi Udinese yang dapat satu poin setelah tertinggal dua gol di babak pertama.

Teka-Teki Pencadangan CR7

Pada konferensi pers setelah pertandingan, Allegri ungkapkan alasan taktikal dari pencadangan Ronaldo. Ia mengaku butuh pemain yang mampu cover banyak ruang, dibuktikan dengan turunnya Dybala, Cuadrado dan Danilo. Walau tidak tampil sejak sepak mula, Allegri akui jika si nomor 7 mampu beri kontribusi signifikan bagi kawan maupun lawan.

Baca Juga: Lazio Vs Empoli: Elang Roma Menang dengan Nyaris

Sementara wakil Chairman Juve, Pavel Nedved mengklaim jika keputusan tersebut lahir dari persetujuan pelatih dan pemain sendiri.

Namun, bapak informan transfer masa kini, Fabrizio Romano menyatakan itu adalah permintaan spesial dari sang ikon Portugal. Ronaldo kabarnya masih tunggu jemputan yang datang dari jendela bursa, walau sempat pula nyatakan tak terima dengan gosip seputar masa depannya yang tidak bertanggungjawab. Saat ini, ia masih terikat kontrak setahun lagi di Turin.

Informasi bertolak belakang yang meluncur dari orang-orang di “lingkar satu” bikin pertanyaan tentang masa depan CR7 kembali relevan. Ha, kira-kira situasi di lingkar itu bagaimana sih?

Rakaisa Langit
Facebook

***

Anda suka menulis tentang sepakbola, kirim tulisanmu ke AnalisBola.com dan baca ketentuannya di SINI.

Baca juga:  Lazio vs Salernitana 1-3: Si Biru Muda Tumbang di Markas Sendiri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *