Jangan Girang Dulu, Antony Bisa Senasib dengan Daniel James

Selebrasi Antony saat mencetak gol di debut pertamanya dengan Manchester United
Selebrasi Antony saat mencetak gol di debut pertamanya dengan Manchester United. (Foto: Simon Stacpoole/Offside via Getty Images)

Antony baru saja mencetak gol perdana diawal debutnya bersama Manchester United pada Minggu (4/9/2022) melawan Arsenal di Old Trafford.

Antony ditebus oleh Manchester United dari Ajax senilai 95 juta euro atau sekitar Rp. 1.4 Triliun jelang beberapa hari sebelum jatuh tempo transfer pemain.

Angka tersebut sebetulnya dirasakan pendukung Setan Merah agak berlebihan, padahal sebelumnya Ajax mematok harga sang pemain diangka 50 juta euro saat kubu Manchester United mau merekrutnya.

Pemain berusia 22 tahun itu pun juga belum merasakan beberapa kompetisi terbaik di Eropa, jadi dinilai tak pantas mendapat harga selangit itu.

Bacaan Lainnya

Tapi nyatanya baru beberapa hari dia mengikuti latihan bersama tim, dia sudah langsung dijadikan starter oleh manajer Erik ten Hag pada laga pekan keenam Liga Inggris saat melawan Arsenal.

Mantan pemain Sao Paulo itu langsung menggeser Anthony Elanga disektor gelandang kanan dan nampaknya Erik ten Hag sangat ngebet dengan Antony dan tak ragu dengan kualitas yang dimilikinya.

Saat awal laga melawan Arsenal, permainan Antony memang tidak begitu menonjol, pada saat menerima bola atau umpan dia tidak berlama-lama menguasai bola atau menggiring bola namun lebih sering untuk melakukan tembakan langsung.

Tak lama berselang pada menit ke-35 Antony menerima umpan terukur dari Marcus Rashford yang melihat dirinya tak dikawal oleh pemain bertahan Arsenal.

Baca juga: Man United vs Arsenal 3-1: Antony Cetak Gol Debut di Old Trafford

Gol dengan mudah dicetak dengan tembakan ke arah kiri yang membuat penjaga gawang Arsenal Aaron Ramsdale terkecoh.

Meski akhirnya ia diganti saat awal babak kedua, tepatnya menit ke-58 digantikan oleh Cristiano Ronaldo.

Usai laga itu, Antony menjadi Headline dihampir semua media massa.

Tapi, pendukung Manchester United seharusnya tak perlu berlebihan juga dalam menilai Antony didebut pertamanya.

Jika berkaca pada salah satu pemain yang juga mencetak gol perdana didebut awalnya berseragam Red Devils, ia bisa saja malah bermain inkonsisten dibeberapa laga kedepan.

Sama-sama cetak gol debut melawan tim besar

Yap, pemain yang dimaksud adalah Daniel James. Pemain yang berperan sama dengan Antony disisi kanan ini juga mencetak gol melawan tim besar di Liga Inggris loh, ada yang masih ingat?

Ia mencetak gol debut melawan Chelsea di musim 2019-2020 yang membuat Manchester United memetik kemenangan 4-0 di Old Trafford.

Reaksi media juga sama, James dinilai memiliki gaya bermain yang mirip dengan Ryan Giggs terlebih sama-sama memperkuat timnas Wales.

Apalagi dia diboyong dari klub papan bawah Liga Inggris pada saat itu Swansea City, sehingga manajer Manchester United saat itu Ole Gunnar Solskjaer dianggap berhasil memoles anak muda yang diboyongnya itu.

Baca juga: Melihat Peta Kekuatan MU dan Arsenal di Liga Europa 2022/2023

Ujung-ujungnya kualitas menurun

Usai euforia gol debutnya melawan Chelsea, musim pertamanya berlanjut dengan performa yang sedikit menurun.

Meski masih aktif mencetak gol pada bulan yang sama melawan Crystal Palace dan Southampton, tetapi ia tidak berhasil membuat Manchester United meraih tiga poin melawan dua klub diatas.

Selepas bulan Agustus 2019 itu, ia puasa panjang dalam mencetak gol. Tercatat ia hanya mencetak tiga gol di Liga Inggris dimusim pertamanya 2019/20 meski bermain sebanyak 33 penampilan. Justru kritik pedas yang didapatnya jelang musim ditutup.

Dimusim kedua pada 2020/21, jumlah penampilan Daniel James berkurang drastis.

Dia hanya mencatatkan 15 penampilan dan mencetak tiga gol saja.

Posisinya terus digeser Mason Greenwood sehingga dia lebih banyak berada di bangku cadangan dan sempat tak berada dalam skuat.

Jelang akhir musim 20/21 dia justru lebih sering berada di ruang operasi karena cedera.

Di musim selanjutnya pada 21-22 justru ia setuju hengkang dari Old Trafford menuju Leeds United meski diawal sempat berlaga melawan Leeds dan Wolves sebelum perjalanan karirnya pindah ke The Whites.

Baca juga: Everton Setuju Angkut Gelandang Muda Manchester United?

Berharap tampil konsisten

Kini para pendukung Manchester United berharap Antony bermain konsisten dimayoritas laga yang dihadapinya.

Namun perlu diingat juga bahwa pemain berusia 22 tahun itu kedepan akan jadi tulang punggung serangan Manchester United dikala Erik ten Hag masih mencari pesaing kuat dirinya disektor gelandang kanan.

Hingga saat ini pesaingnya hanya Anthony Elanga, Rashford (jika Martial sudah bermain), Facundo Pellistri dan Alejandro Garnacho.

Dari keempat nama diatas hanya Rashford yang jadi pesaing terkuatnya jika Martial kembali ke posisi penyerang tengah atau sebaliknya Martial sebagai pesaing di sayap kanan saat Rashford nyaman di posisi ujung tombak.

Baca juga: Martin Dubravka ke Manchester United, Ada Jaminan Bermain?

Tri Meljasi Bougenvillo
Penonton sepakbola layar kaca

Anda suka menulis tentang sepakbola, kirim tulisanmu ke AnalisBola.com dan baca ketentuannya di SINI.

Baca juga:  Mungkinkah Klopp Segera Dipecat dari Liverpool?

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *