Persija Vs Persita 1-0: Gol Menit Akhir Menangkan Macan Kemayoran

Persija Vs Persita Tangerang BRI Liga 1 2022
Persija Vs Persita Tangerang BRI Liga 1 2022 (Foto: Bola.com via Bola.net)

Persija Jakarta harus berjuang sampai menit terakhir untuk mengklaim kemenangan atas Persita di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi pada Rabu (24/8/22) malam.

Pekan keenam Liga 1 Persija Jakarta dilakukan dimarkas sendiri saat menjamu Persita Tangerang.

Bermain di stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, skuat asuhan Thomas Doll wajib memenangkan pertandingan guna merangsek ke papan atas liga.

Sementara itu Persita yang duduk di posisi ke-4 juga ingin mempertahankan posisi diatas karena hanya terpaut 1 poin dari PSM Makassar.

Bacaan Lainnya

Skuat asuhan Alfredo Vera akan bermain all out meski bermain tandang namun jarak yang dekat dari Tangerang menuju Bekasi tak akan mempengaruhi stamina anak asuhnya.

Permainan alot dijalankan kedua tim dengan intensitas tinggi.

Baca juga: Persib Bandung Terkam Barito Putra

Formasi Kedua Tim

Persija turun dengan formasi diatas kertas 3-5-2, mengandalkan tiga bek saja hampir dipastikan Thomas Doll ingin kedua wingernya bekerja ekstra baik untuk serangan maupun juga pertahanan.

Tiga bek yang dimaksud yakni Hansamu Yama Pranata, Ondrej Kudela dan Muhammad Ferarri.

Dilihat dari tiga nama diatas semuanya merupakan tipikal bek tengah murni jadi mereka harus tau kapan berotasi sebagai wing back kapan sebagai center back.

Kedua sayap persija diisi Riko Simanjutak diposisi kanan dan Firza Andika di kiri. Keduanya memiliki tugas untuk membantu menyerang dan bertahan selagi dibutuhkan.

Braif Fatari dan Syahrian Abimanyu diplot sebagai gelandang tengah murni, untuk gelandang bertahan dipercayakan kepada Hanif Sjahbandi yang tentu akan sibuk bertahan membantu rotasi di lini pertahanan.

Untuk sektor penyerang, Persija tetap mempercayakan kepada Michael Krmencik dan Abdulla Yusuf Helal sang penyerang timnas Bahrain.

Disisi sang tamu, Persita Tangerang mencadangkan Nelson Alom dan Osas Saha.

Mereka bermain dengan formasi klasik 4-4-2 dimana Yohanes Kandaimu dan Agustin Cattaneo didapuk sebagai center back.

Fahreza Sudin dan pemain Korea Selatan Bae Sin-yeong ditaruh sebagai gelandang tengah.

Sisi sayap diamanahkan kepada Ghozali Siregar disisi kiri dan pemain senior Heri Susanto dikanan.

Ezequiel Vidal diplot berdampingan dengan Ramiro Fergonzi.

Nama Paulo Sitanggang duduk dibangku cadangan.

Baca juga: Macan Kemayoran Persija Ditahan Imbang Elang Jawa

Alur Permainan

Sejak awal pertandingan Persija berusaha mengambil alih permainan dengan bola-bola pendek dikombinasikan dengan umpan terobosan.

Sementara Persita masih menunggu dan melihat momentum untuk serangan balik.

Intensitas serangan terbilang cukup tinggi bola dari kaki ke kaki diperlihatkan terutama oleh Persija Jakarta.

Menit ke-9 Persita mendapatkan peluang memanfaatkan umpan yang dikirim dari sayap kanan namun bola tak sampai ke kaki Fergonzi karena adanya sikutan dari maman. Fergonzi tampak mengeluarkan sedikit darah dari mulutnya.

Persita terus melakukan umpan-umpan lambung lantaran pressing yang dilakukan Persija cukup ketat dan efektif.

Benturan demi benturan terjadi di 15 menit awal babak pertama.

Menit ke-15 Riko Simanjuntak melakukan umpan terobosan dari tengah lapangan menuju Krmencik namun dapat diantisipasi pertahanan Persita bahkan umpan Riko terindikasi Offside.

Umpan silang maupun terobosan dari Persita selalu terputus ditengah pertahanan Persija.

Persija hanya bertumpu pada sayap kanan dimana Riko Simanjuntak terus menerus menusuk pertahanan Persita.

Menit ke-18 tendangan keras yang dilesatkan kapten Persita, Muhammad Toha masih jauh dari gawang Persija yang dikawal Andritany.

Peluang kembali didapat Persita dimenit ke-20 kala Vidal melakukan tendangan jarak jauh tapi sangat disayangkan masih tipis berada di kanan tiang gawang Andritany.

Menit ke-32 sepak pojok yang dilakukan persita tak bisa dijangkau oleh pemain lain yang berada di kotak pinalti.

Menit 33 Arif Setiawan bek sayap kiri Persita diganjar kartu kuning usai menekel kaki Riko Simanjuntak.

Kali ini Persita yang melakukan pressing ketat kepada pemain Persija.

Percobaan kembali dilakukan pemain Persita dengan kaki kiri melakukan tendangan keras dari luar kotak pinalti tapi masih jauh dari sasaran.

Menit ke-40 peluang emas didapat Persija Jakarta usai umpan silang dari Krmencik dapat disundul oleh Helal namun tidak mengarah ke gawang Dhika Bayangkara.

Kombinasi satu dua yang diperagakan Ghozali gagal diakhiri oleh Fergonzi meski penyerang asal Argentina itu sudah menjulurkan kakinya.

Peluang terakhir dari sepak pojok persita tapi tidak ada yang menyambar bola sama sekali.

Wasit meniup peluit babak pertama berakhir.

Skor masih imbang Persija 0-0 Persita.

Pertandingan babak kedua dimulai.

Baru satu menit berjalan Riko memberikan peluang untuk diberikan kepada penyerang Persija namun bolanya dapat dihalau pertahanan Persita.

Kesempatan dari Persita datang di menit ke-51 bola tendangan keras fahreza diblok oleh andritany namun bola muntah itu tidak dapat diraih kaki Heri Susanto, justru dibuang oleh Ferarri.

Semenit kemudian, pelanggaran dari pemain Persija terhadap fergonzi, Kudela mendapat kartu kuning karena malakukan pelanggaran ditambah kompain yang berlebihan sehingga tejadi keributan diatas lapangan.

Menit ke 56 Pergantian pemain dilakukan Persija, Braif keluar digantikan Resky Fandi.

Sementara Persita baru melakukan pergantian di menit 62, dua pemain langsung dimasukkan yakni Elisa Basna dan Osas Saha menggantikan Ghozali Siregar dan Heri Susanto.

Persija tetap mengandalkan kedua sayapnya dan menyuplai bola lewat umpan silang namun beberapa kali putus di area pertahanan Persita.

Kartu kuning diberikan wasit kepada pemain Persita Basna menit ke-65.

Peluang baik dari Abimanyu hadir dimenit ke-74 ketika mendapatkan umpan terukur dari Riko Simanjuntak, namun sepakannya melebar di sisi gawang Persita.

Menit ke-76 Riko sempat menggocek beberapa pemain bertahan Persita hingga berhadapan dengan penjaga gawang Dhika, namun bola sepakannya lagi-lagi melebar.

Terjadi keributan antar pemain usai Vidal diganjar kartu kuning dimenit ke-77 mengayun kearah wajah pemain Persija.

Menit ke-79 Persita menambah daya gedor dengan memasukkan Nelson Alom menggantikan Bae Sin-yeong.

Sayang sekali menit 80 tidak ada yang melakukan heading memanfaatkan sepak pojok dari Riko.

Menit ke-87 tendangan keras Helal memanfaatkan passing dari Riko tak bisa dilakukan dengan tenang, alhasil melebar.

Petaka didapat klub Persita pada menit 89, dimana Nelson Alom melakukan sangkutan kaki ke Alfriyanto Nico di dalam kotak pinalti.

Pelanggaran itu jelas dilakukan apalagi berada di dekat wasit, wasitpun menunjuk titik putih.

Yusuf Helal yang menjadi algojo pinalti dengan tenang dapat menceploskan bola ke sisi kiri.

Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah Persija.

Masuknya Tony Sucipto dimenit-menit akhir tentu sebagai antisipasi dilini pertahanan persija menggantikan Riko Simanjuntak.

Akhirnya peluit panjang ditiup wasit tanda berakhirnya babak kedua dan berakhirnya juga laga yang bisa dibilang cukup keras dan atraktif.

Skor 1-0 untuk kemenangan Persija atas Persita bersifat mutlak.

Hasil ini membuat Persija di urutan ke-6, sementara Persita duduk di urutan ke-4 klasemen sementara Liga 1.

Tri Meljasi Bougenvillo
Penonton sepakbola layar kaca

Anda suka menulis tentang sepakbola, kirim tulisanmu ke AnalisBola.com dan baca ketentuannya di SINI.

Baca juga:  Dengan Materi Pemain yang pincang, PSM Terhenti di Final Zona Asean AFC Cup 2022

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *