Franck Ribery: Sang Pesulap yang Resmi Pensiun

Franck Ribery: Sang Pesulap yang Resmi Pensiun
Franck Ribery Resmi Mengumumkan Pensiun dari Sepakbola pada hari Jumat (21/10/2022) (Sumber : elcomercio.pe)

Franck Ribery resmi mengumumkan pensiun di usianya yang berusia 39 tahun pada hari Jumat (21/10/2022).

Keputusannya untuk gantung sepatu tersebut diumumkan melalui media sosial Instagram pribadinya yang seketika membuat dirinya menjadi tending tropik.

Selama 22 tahun berkarir sebagai pesepakbola profesional, winger timnas Prancis tersebut sudah meraih kesuksesan yang cukup gemilang.

Mengawali karir di klub kecil Prancis yaitu Boulogne, mungkin Ribery tidak akan menyangka bahwa dirinya akan menjadi salah satu pesepakbola fenomenal sepanjang masa.

Setelah berkelana di klub-klub Prancis seperti Boulogne, Arest, Brest, Metz, dan Marseille, Ribery kemudian merantau ke negeri Jerman untuk memperkuat Bayern Munchen pada tahun 2007.

Bersama klub berjuluk Die Bavarian tersebut, Ribery berhasil menasbihkan dirinya sebagai salah satu pesepakbola terbaik di dunia.

Selama 12 tahun berkarir di Bayern, Ribery berhasil mencetak 124 gol dari 425 penampilan di semua kompetisi.

Selain itu, Ribery juga membentuk salah satu duet terbaik dalam sejarah sepakbola bersama dengan Arjen Robben di klub tersebut.

Ribery yang berposisi di sayap kiri dan Robben di sayap kanan berhasil membuat Bayern menjadi salah satu tim yang cukup menakutkan bukan hanya di Bundesliga, tetapi juga di Eropa.

Hasilnya, kedua pemain tersebut berperan besar dalam membawa Die Bavarian meraih treble winner pada musim 2012/13.

Selama 12 musim bersama Bayern, Ribery berhasil meraih total 23 trofi dimana diantaranya adalah 9 gelar Bundesliga, 7 gelar DFB Pokal, 1 gelar liga Champions, dan 1 gelar Piala Dunia Antar Klub.

Ribery adalah salah satu pemain sayap paling berbakat dalam sejarah sepakbola dunia.

Skill individunya yang luar biasa seringkali menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan terutama mereka yang berposisi di bek sayap kanan.

Baca juga:  Tragedi Kelam Dalam Sejarah Sepak Bola Dunia

Ribery bahkan menjadi salah satu pemain sayap paling komplit dikarenakan dirinya memiliki kemampuan untuk mencetak gol, melepaskan umpan lambung dan terobosan, serta juga menciptakan ruang.

Setelah hengkang dari Bayern pada tahun 2019, Ribery kemudian melanjutkan akhir dari perjalanan karirnya dengan memperkuat dua klub Serie A yaitu Fiorentina dan Salernitana.

Di level timnas, Ribery juga berperan dalam membawa Les Bleus melaju ke partai final Piala Dunia 2006 sebelum dikalahkan Italia melalui babak adu penalti.

Ribery bermain untuk timnas Prancis dari tahun 2006 hingga 2014 dengan berhasil mencetak 16 gol dari 81 penampilan.

Christopher
Pemerhati & Penganalisis Taktik serta Filosofi Sepakbola

Anda suka menulis tentang sepakbola, kirim tulisanmu ke AnalisBola.com dan baca ketentuannya di SINI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *