Bayern Kalah, Posisi Nagelsmann Turut Terancam

Bayern Kalah, Posisi Nagelsmann Turut Terancam
Posisi Julian Nagelsmann di Kursi Kepelatihan Bayern Munchen Dirumorkan Semakin Terancam Setelah Gagal Menang dalam Empat Pertandingan Bundesliga secara Beruntun (Sumber : .bavarianfootballworks.com)

Bayern Munchen harus mengalami kekalahan di markas Augsburg dengan skor 0-1 pada pertandingan pekan ke-7 Bundesliga, Sabtu (17/9/2022).

Pada pertandingan yang berlangsung di WWK Arena tersebut, Bayern harus mengakui keunggulan tuan rumah yang mencetak gol di menit ke-59 melalui Mergim Berisha. Kendati sudah menurunkan tim terbaiknya, Bayern tidak mampu membalas gol hingga berakhirnya laga.

Kekalahan tersebut menjadi yang pertama untuk Die Bavarian di Bundesliga musim ini sekaligus memperpanjang puasa kemenangan Bayern dalam empat pertandingan terakhir di kompetisi tertinggi sepakbola Jerman tersebut.

Hasil ini membuat posisi Julian Nagelsmann sebagai pelatih Bayern Munchen dirumorkan turut terancam.

Bacaan Lainnya

Meskipun meraih hasil sempurna di liga Champions dengan mengalahkan Inter Milan dan Barcelona dengan skor yang sama yaitu 2-0, kegagalan untuk menang dalam empat laga beruntun di Bundesliga tentu saja membuat Nagelsmann seketika menjadi sorotan.

Padahal, Bayern sempat tampil mengerikan ketika meraih tiga kemenangan beruntun dari tiga laga awal Bundesliga dengan mengalahkan Eintracht Frankfurt (6-1), Wolfsburg (2-0), dan VFL Bochum (7-0).

Jangan lupa bahwa Nagelsmannn juga mengantar Bayern menjuarai turnamen pra-musim yaitu DFL Supercup setelah mengalahkan RB Leipzig dengan skor 5-3.

Setelah kemenangan telak di markas VFL Bochum, Bayern meraih tiga hasil imbang beruntun melawan Borussia Monchengladbach (1-1), Union Berlin (1-1), dan VFB Stuttgart (2-2).

Setelah itu, Die Bavarian harus kalah di markas Augsburg dengan skor 0-1 pada pertandingan terakhir yang membuat mereka harus turun ke peringkat ke-4 klasemen dengan perolehan 12 poin.

Baca juga:  CEO Leverkusen: Bundesliga Seperti Liga Pengembangan

Hasil ini membuat tuntutan supaya Nagelsmann segera dipecat semakin bergema di media sosial oleh mayoritas fans Bayern.

Sebenarnya, tuntutan supaya Nagelsmann dilengserkan sudah terjadi sejak musim lalu setelah Bayern tersingkir di babak perempat-final liga Champions oleh Villareal dengan agregat 1-2.

Selain itu, Die Bavarian juga tersingkir di babak awal DFB Pokal setelah dibantai tuan rumah Borussia Monchengladbach dengan skor 0-5.

Pelatih asal Jerman lainya, Thomas Tuchel yang baru saja dipecat Chelsea dikabarkan berpeluang menggantikan Nagelsmann sebagai juru taktik Bayern.

Tuchel sendiri berhasil mempersembahkan gelar liga Champions 2020/21 untuk Chelsea. Tak heran, jika Tuchel dianggap bisa menyelamatkan Bayern dari situasi tidak menguntungkan ini.

Kepergian Lewandowski yang hengkang ke Barca sepertinya disinyalir menjadi penyebab mengapa Bayern tampil menurun di musim ini.

Meskipun berhasil mendatangkan Sadio Mane, lini depan Bayern yang terdiri dari Gnabry, Sane, Muller, dan Musiala seperti belum siap untuk menggantikan peran Lewandowski yang selama ini telah menjadi mesin gol klub tersebut dalam delapan musim terakhir.

Selain itu, penerapan taktik Nagelsmann yang cenderung “labil” juga dianggap menjadi penyebab mengapa Bayern tidak tampil sebaik musim-musim sebelumnya.

Christopher
Pemerhati & Penganalisis Taktik serta Filosofi Sepakbola

Anda suka menulis tentang sepakbola, kirim tulisanmu ke AnalisBola.com dan baca ketentuannya di SINI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *